Upacara Metatah, Sad Ripu dan Kewajiban Orangtua
Beberapa waktu yang lalu pada 1 Oktober 2012, saya mengikuti Upacara Metatah massal yang diadakan oleh keluarga besar Pura Pauman Bujangga Waisnawa Tonja yang merupakan pura keluarga kami. Upacara tersebut dilaksanakan dalam rangka Nyurud Ayu (Nunas Banten Setelah Upacara Utama Selesai) dari Upacara Utama yaitu Mekarya Pedudusan lan Piodalan yang jatuh pada Hari Minggu 30 September 2012 kemarin. Lega rasanya sudah melewati tahap ini, berarti jika sudah metatah udah boleh lanjut ke jenjang selanjutnya ^^.
Mungkin sambil cerita sambil memahami filosofi upacara Metatah yuk,hehe...
Berikut sekilas pembahasannya :
Upacara Metatah/Mesangih dalam bahasa Bali merupakan upacara keagamaan yang wajib dilakukan oleh pemeluk agama Hindu Bali baik itu laki-laki atau perempuan yang telah beranjak remaja atau telah akil balik untuk menuju satu babak hidup memasuki usia dewasa secara niskala.
Selain Upacara Metatah bertujuan menghilangkan enam musuh dalam diri manusia yang dinggap kurang baik bahkan sering dianggap musuh dalam diri sendiri. Enam musuh itu yang disebut dengan Sad Ripu.
Sad Ripu itu meliputi:
1. Kama (hawa nafsu yang tidak terkendalikan)
2. Loba (ketamakan, ingin selalu mendapatkan yang lebih.)
3. Krodha (marahyang melampaui batas dan tidak terkendalikan).)
4. Mada (kemabukan yang membawa kegelapan pikiran)
5. Moha (kebingungan/ kurang mampu berkonsentrasi sehingga akibatnya individu tidak dapat menyelesaikan tugas dengan sempurna.)
6. Matsarya (iri hati/ dengki yang menyebabkan permusuhan.)
Jadi potong gigi bukan semata-mata untuk mencari keindahan tetapi mempunyai tujuan yang sangat mulia.Ternyata upacara ini juga untuk memenuhi kewajiban orang tua kepada anaknya untuk menjadi manusia yang sejati.
Hore..senangnya, jadi orangtua saya sudah tidak ada beban lagi karena sudah melaksanakan kewajibannya sebagai orang tua ke anaknya. Terima kasih Mamak n Bapakku...
Mungkin sambil cerita sambil memahami filosofi upacara Metatah yuk,hehe...
Berikut sekilas pembahasannya :
| Prosesi Potong Gigi |
Upacara Metatah/Mesangih dalam bahasa Bali merupakan upacara keagamaan yang wajib dilakukan oleh pemeluk agama Hindu Bali baik itu laki-laki atau perempuan yang telah beranjak remaja atau telah akil balik untuk menuju satu babak hidup memasuki usia dewasa secara niskala.
Selain Upacara Metatah bertujuan menghilangkan enam musuh dalam diri manusia yang dinggap kurang baik bahkan sering dianggap musuh dalam diri sendiri. Enam musuh itu yang disebut dengan Sad Ripu.
|
|
| 3 Dara :) |
Sad Ripu itu meliputi:
1. Kama (hawa nafsu yang tidak terkendalikan)
2. Loba (ketamakan, ingin selalu mendapatkan yang lebih.)
3. Krodha (marahyang melampaui batas dan tidak terkendalikan).)
4. Mada (kemabukan yang membawa kegelapan pikiran)
5. Moha (kebingungan/ kurang mampu berkonsentrasi sehingga akibatnya individu tidak dapat menyelesaikan tugas dengan sempurna.)
6. Matsarya (iri hati/ dengki yang menyebabkan permusuhan.)
Jadi potong gigi bukan semata-mata untuk mencari keindahan tetapi mempunyai tujuan yang sangat mulia.Ternyata upacara ini juga untuk memenuhi kewajiban orang tua kepada anaknya untuk menjadi manusia yang sejati.
Hore..senangnya, jadi orangtua saya sudah tidak ada beban lagi karena sudah melaksanakan kewajibannya sebagai orang tua ke anaknya. Terima kasih Mamak n Bapakku...

becik pisan nike mbook heheheheh
BalasHapusNggih yu suksma udah mampir..hihih iseng aja ni nulisnya..
BalasHapusheheheheheh kebetulan lewat tak komen langsung hehehehehe
BalasHapusHi Shanti,
BalasHapusKeren tulisannya , kenapa nggak di teruskan hehhehe..
Salam Kenal
Putu